Di era media sosial dan citra digital, dunia pelajar sering tampak glamor dari luar. Namun, lewat buku ini, kita diajak melihat celah di antara bayangan itu—tempat di mana rasa sepi, iri, dan takut justru menjadi nyata. Karya ini mengingatkan kita bahwa setiap sekolah memiliki kisah kelamnya sendiri, dan setiap remaja menyimpan sesuatu yang belum tentu bisa diucapkan.
Kami percaya, buku seperti ini penting dibaca di tengah derasnya arus konten cepat dan dangkal. Ia menuntut pembaca untuk berhenti sejenak, berpikir, dan berempati. Untuk memahami bahwa di balik setiap rumor, setiap gosip, selalu ada sisi manusia yang sedang berjuang.
Ukuran: 14×20,5 cm
Jumlah halaman: 204 halaman