Di kota yang berbau minyak, asin ikan, dan janji-janji manis, Tupi belajar bahwa hidup kadang menjebak orang-orang yang paling ingin bertahan.
Tupi, gadis remaja yang terpaksa putus sekolah setelah keluarganya tercerai-berai, harus bekerja demi menghidupi diri dan adiknya. Dari lapak ikan yang amis, ia terseret ke tempat kerja palsu yang nyaris merenggut masa mudanya. Namun Tupi memilih tidak menyerah.
Di tengah kerasnya kota minyak Lapalic, ia menemukan masa depan melalui seni ebeg wadon. Dari panggung kuda kepang, Tupi perlahan membangun kembali harga diri, harapan, dan keberanian untuk melawan nasib yang selama ini menindihnya.
Terjebak Kota Minyak adalah kisah tentang luka keluarga, kerasnya hidup, keberanian perempuan muda, dan seni tradisi yang menjadi jalan untuk bertahan. Sebuah novel tentang mereka yang pernah tersudut, tetapi tetap memilih bangkit.
278 halaman
14×20 cm