Menulis tentang G30S selalu berarti menulis tentang luka. Tidak ada peristiwa sejarah Indonesia modern yang begitu membelah ingatan bangsa seperti 1965. Di satu sisi, ia menjadi legitimasi lahirnya rezim baru; di sisi lain, ia meninggalkan jejak derita bagi jutaan orang yang kehilangan keluarga, kebebasan, dan bahkan nama baik.
166 halaman
13×19 cm