Serat Wedhatama bukan sekadar kumpulan tembang yang indah. Di dalamnya tersimpan jalan pembentukan manusia: bagaimana angkara dikendalikan, budi diasah, ilmu dibuktikan melalui laku, rasa dijernihkan, dan keutamaan diwariskan kepada generasi berikutnya. Jalan itulah yang membuat karya K.G.P.A.A. Mangkunegara IV tetap berbicara kepada manusia masa kini.
Buku ini tumbuh dari pembacaan bait demi bait. Setiap gatra diperhatikan tidak hanya dari maknanya, tetapi juga dari paugeran tembangnya: guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu. Ketelitian terhadap bentuk tersebut penting karena dalam tembang macapat, bunyi, irama, dan makna tidak berdiri sendiri. Ketiganya saling menopang.
328
14,8 x 21 cm