Di sepanjang pesisir Nusantara—dari Lasem yang tenang, Semarang yang ramai, hingga Batavia yang bertingkat sejarah—hidup sebuah komunitas yang memadukan Timur dan Tropis, tradisi leluhur dan denyut modernitas. Mereka disebut Peranakan: anak-anak dari pertemuan panjang para pendatang Tionghoa dengan bumi dan budaya Indonesia.
Dunia Peranakan: Sejarah dan Budaya mengajak pembaca menyelami jejak itu secara dekat:
dari rumah-rumah berwarna pastel, kebaya encim yang disulam halus, toko keluarga yang tumbuh dari kerja keras, hingga dapur yang penuh aroma rempah, cuka, dan kecap manis.
Melalui bab-bab yang ditulis dengan gaya naratif-etnografis khas Senarai Ide Bangsa, buku ini menuturkan:
• Bagaimana identitas Peranakan dibentuk ratusan tahun,
• Bagaimana mereka menegosiasikan posisi sosial di era kolonial,
• Bagaimana musik, dekorasi, dan kuliner menjadi bahasa cinta keluarga,
• Bagaimana politik, nasionalisme, dan kebudayaan melebur dalam perjalanan mereka menuju Indonesia modern.
Ini bukan sekadar buku sejarah. Ini adalah potret hidup tentang kerumitan identitas, keindahan hibriditas, dan keteguhan sebuah komunitas dalam menjaga warisan yang tak pernah berhenti bernapas.
Sebuah karya yang merayakan keberagaman Indonesia—lembut, penuh warna, dan sarat makna.
180/14×20,5