Kota ini tidak pernah tidur tapi jangan berharap ia peduli. Di balik tawa yang menggema di kafe, kantor, dan gang-gang sempit, tersembunyi luka-luka kecil yang tak pernah sembuh.
Tertawa di Atas Luka adalah kumpulan cerita pendek berbalut komedi gelap yang menggambarkan betapa lucunya hidup saat semua terasa begitu salah. Dari pengangguran yang berpura-pura sukses demi validasi, pejabat yang tersesat di antara dua kebenaran, hingga pengantin yang melarikan diri dari resepsi sendiri semua karakter hadir membawa absurditas hidup urban yang menggelikan sekaligus menyayat.
Ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah cara tertawa agar tak menangis. Karena di kota ini, kebenaran bisa jadi punchline, dan kebohongan seringkali jadi norma.