Di sebuah perpustakaan tua yang nyaris dilupakan waktu, seorang siswa menemukan katalog kuno—tak tercatat di sistem, tak punya kode pustaka, dan tak pernah dipinjam siapa pun. Tapi di dalam katalog itu, ada daftar buku-buku yang tak pernah ditulis… dan nama-nama pengunjung yang seharusnya sudah lama mati.
Saat ia mulai menelusuri jejak dari satu buku ke buku lainnya, perpustakaan berubah menjadi labirin penuh teka-teki. Bayangan orang-orang yang hilang mulai muncul kembali, dan rahasia masa lalu yang disembunyikan oleh kata-kata pun perlahan terkuak.
Katalog Terakhir bukan sekadar cerita tentang rak dan buku berdebu. Ini adalah misteri tentang memori yang sengaja dihapus, kisah yang dilarang untuk dibaca, dan keberanian untuk membuka lembar demi lembar kenyataan yang bisa menghancurkan semuanya.
Karena terkadang, membaca adalah tindakan paling berbahaya.