Di tengah dunia yang serba cepat, kita sering lupa menyisihkan ruang untuk mendengarkan diri sendiri. Padahal, suara hati tak kalah penting dari notifikasi gawai. “Self-Care dalam Catatan” mengajakmu kembali pada yang sederhana—coretan tangan, warna-warni spidol, dan halaman kosong yang menanti untuk dipenuhi harapan, refleksi, dan cinta pada diri sendiri. Lewat panduan lembut ini, kamu akan menemukan bagaimana bullet journal bukan hanya alat untuk mengatur jadwal, tapi juga menjadi teman akrab dalam proses mencintai dan memahami diri. Dari catatan syukur harian, pelacak suasana hati, hingga halaman afirmasi, setiap titik dan garis punya peran dalam merawat ketenangan batinmu. Buku ini bukan tentang harus rapi atau artistik, tapi tentang jujur dan otentik. Karena merawat diri bukan perlombaan, melainkan perjalanan yang kamu tulis dengan penuh kasih. Mulailah dari satu halaman. Satu nafas. Satu kamu yang utuh.