Buku Pandemi dan Politik Kesehatan Global hadir dari kesadaran bahwa pandemi tidak bisa dipahami hanya lewat statistik korban atau angka vaksi-nasi. Ia harus dibaca melalui relasi kekuasaan: siapa yang memiliki laboratorium, siapa yang mengontrol dis-tribusi vaksin, siapa yang menetapkan standar medis global, dan siapa yang harus menunggu di antrean paling belakang. Ketika krisis kesehatan menjadi arena di-plomasi, istilah “kemanusiaan” sering kali berubah menjadi jargon yang dikendalikan kepentingan.
148 halaman
13×19 cm