Dalam dunia yang semakin terhubung dan saling bergantung, keberadaan organisasi internasional menjadi kebutuhan mutlak. PBB, WHO, dan WTO adalah tiga pilar penting yang menopang tatanan global modern. Masing-masing lahir dari semangat kolektif umat manusia setelah perang dan krisis besar, dengan tujuan mem-bangun dunia yang lebih damai, sehat, dan adil. Namun, di balik ide-alisme itu, muncul pula pertanyaan: sejauh mana mereka masih rel-evan di tengah dinamika abad ke-21?
Sebagai penulis, saya terdorong menyusun buku ini bukan hanya untuk mengulas sejarah atau struktur kelembagaan ketiganya, tetapi juga untuk menggugat dan menimbang kembali efektivi-tasnya. Bagaimana PBB menghadapi veto politik di Dewan Kea-manan yang sering menghambat resolusi kemanusiaan? Seberapa sigap WHO ketika pandemi global melanda dunia? Dan apakah WTO benar-benar menjamin perdagangan yang adil bagi negara-negara berkembang, atau justru menjadi alat kepentingan negara maju?
135 halaman
14×20,5 cm