Setiap orang menyimpan hutan pikiran, sungai emosi, gunung ketakutan, dan pulau sunyi dalam dirinya sendiri. Tapi tak semua berani menapakinya. Buku ini mengajakmu memulai perjalanan itu—bukan untuk menjadi sempurna, melainkan untuk lebih jujur pada diri sendiri.
Lewat narasi-narasi imajinatif dan penuh kelembutan, pembaca diajak menyusuri lorong waktu, bertemu anak kecil yang terluka, menengok pasar ingatan, hingga sampai ke rumah kecil bernama aku—tempat kita akhirnya bisa memeluk diri tanpa syarat.
Buku ini bukan peta, bukan juga panduan langkah demi langkah. Ia adalah teman seperjalanan. Yang hadir bukan untuk memberi tahu siapa dirimu, tapi menemanimu menemukannya sendiri—dalam sunyi, dalam diam, dalam pelan-pelan pulih.
Karena mengenal diri bukan akhir dari perjalanan.
Ia adalah petualangan yang tak pernah benar-benar selesai.
jml halaman: 131
ukuran: 13×19