Media seharusnya menjadi penjaga demokrasi—tapi apa jadinya jika ia justru menjadi alat kekuasaan?
Buku Media dan Oligarki Kekuasaan membongkar realitas pahit tentang konglomerasi media, dominasi algoritma, dan manipulasi informasi yang meracuni ruang publik kita. Dengan pendekatan kritis dan riset yang tajam, Tri Ajeng Juliana memandu kita menelusuri bagaimana struktur kepemilikan, framing politik, dan platform digital mengubah media dari ruang diskusi menjadi alat penggiring opini.
Lewat sepuluh bab yang solid dan reflektif, buku ini mengajak kita mempertanyakan siapa yang sesungguhnya mengendalikan narasi yang kita baca, tonton, dan percayai setiap hari. Dalam dunia di mana kebebasan berekspresi dibajak oleh elite dan data dimonopoli oleh raksasa teknologi, perjuangan untuk menjaga media tetap demokratis adalah perjuangan untuk menjaga akal sehat bangsa.
96 halaman
12×18 cm