Di tengah dunia yang semakin cepat dan riuh, manusia modern sering kehilangan sesuatu yang tak tergantikan: ketenangan hati. Buku Hikmah dan Etika Berdzikir dalam Kesibukan Modern mengajak pembaca menata ulang hubungan antara kerja, waktu, dan kehadiran Allah. Berdzikir bukan hanya ritual di sajadah, tetapi napas yang menghidupkan setiap langkah—di kantor, di jalan, di rumah, bahkan di tengah hiruk-pikuk layar digital.
Melalui pendekatan khas Ahlussunnah wal Jamaah yang lembut dan reflektif, Khanyfa Aulia Rahma menguraikan bagaimana dzikir dapat menjadi terapi jiwa, energi produktivitas, serta perekat ukhuwah sosial. Dengan bahasa yang menenangkan dan mendalam, buku ini menuntun pembaca untuk menemukan kembali keheningan batin yang hilang—menjadikan hidup sebagai dzikir yang tak pernah terputus.
Bacaan ini bukan sekadar panduan ibadah, melainkan perjalanan spiritual menuju keseimbangan: antara dunia dan akhirat, antara kesibukan dan keheningan, antara diri dan Tuhan. Sebuah karya yang meneguhkan bahwa dalam setiap tarikan napas, Allah senantiasa hadir untuk diingat dan dicintai.
12×18 cm
128 halaman