Bagi banyak orang, haji dan umrah adalah puncak perjalanan ibadah. Namun bagi jiwa yang haus makna, keduanya adalah perjalanan menuju penyadaran terdalam: tentang cinta, penyerahan, dan keikhlasan. Buku Spiritualitas Perjalanan Haji dan Umrah menuntun pembaca melampaui sisi lahiriah manasik menuju dimensi batin yang penuh hikmah.
Dengan gaya reflektif dan sufistik yang lembut, buku ini menafsirkan setiap rukun haji sebagai cermin kehidupan. Ihram menjadi simbol kesederhanaan dan kesiapan jiwa. Thawaf menjadi putaran cinta yang mengingatkan manusia agar Allah selalu menjadi pusat. Sa’i meneladani perjuangan Hajar yang berlari dalam keyakinan. Wukuf di Arafah menjadi puncak pengakuan dan ma’rifah. Mina dan jumrah menjadi latihan mengendalikan nafsu. Tahalul menandai kelahiran kembali seorang hamba.
Dijiwai oleh semangat Ahlussunnah wal Jama’ah, buku ini tidak hanya mengulas makna teologis dan fiqhiyah, tetapi juga menggali kedalaman spiritual sebagaimana diajarkan para ulama pesantren dan sufi besar. Setiap halaman menuntun pembaca untuk memahami bahwa ibadah tidak berakhir di Tanah Suci, melainkan terus hidup dalam hati yang ikhlas, sabar, dan penuh syukur.
124 halaman
13×19 cm