Pendidikan selalu menjadi janji yang indah tentang masa depan. Di setiap negara, dari desa terpencil di Asia hingga kota besar di Eropa, pendidikan dipandang sebagai tiket menuju kehidupan yang lebih baik. Namun di balik cita-cita mulia itu, dunia pendidikan justru menyimpan ketimpangan yang semakin kompleks. Akses yang tidak merata, dominasi kurikulum Barat, hingga bias terhadap kelompok minoritas menciptakan jurang yang dalam antara mereka yang bisa menikmati pendidikan bermutu dan yang hanya menjadi penonton.
Buku Sistem Pendidikan Global dan Ketimpangan hadir untuk menyoroti paradoks tersebut. Ia tidak hanya memotret bagaimana sistem pendidikan bekerja di berbagai belahan dunia, tetapi juga menantang pembaca untuk melihat siapa yang diuntungkan dan siapa yang tersisih di dalamnya. Di tengah wacana globalisasi, pendidikan sering kali menjadi alat legitimasi kekuasaan, bukan sekadar sarana pembebasan. Itulah sebabnya, pembahasan dalam buku ini menjadi relevan bagi siapa pun yang peduli pada masa depan generasi dunia—terutama di negara-negara berkembang yang masih berjuang membangun sistem pendidikannya sendiri.
ukuran: 13×19 cm
jumlah halaman: 148 halaman