Setiap generasi membawa cerita. Ada yang berbentuk kebanggaan keluarga, ada pula yang berupa luka yang diwariskan tanpa sadar. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita mendengar kalimat seperti “ayahmu dulu juga keras pada dirinya sendiri” atau “ibu hanya ingin kamu jadi orang kuat.” Di balik kalimat sederhana itu, tersimpan rantai panjang pengalaman emosional yang belum selesai. Trauma Transgenerasional dan Penyembuhannya hadir sebagai upaya lembut untuk memahami dan memutus rantai itu—agar generasi kini dan nanti bisa tumbuh dengan lebih sadar dan penuh kasih.
Ukuran: 14×20,5 cm
Jumlah halaman: 112 halaman